Senin, 30 Mei 2011

sejarah berdirinya jilbab batik gresik

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya "Batik Cap". Sementara semenjak pengukuhan batik oleh Unesco sebagai warisan budaya bangsa Indonesia, omset batik terus meningkat. Berkah dari pengukuhan tersebut, Batik kembali disukai oleh semua kalangan. Hal ini diikiuti dengan berkembangnya tren model dan corak batik membuat batik kembali diminati oleh masyarakat baik dari kalangan orang tua maupun anak muda.
Batik sebagai warisan luhur bangsa Indonesia yang merupakan karisma khasanah fashion di kancah nasional diharapkan mampu menembus pasar international. Di kalangan turis mancanegara, sudah menjadi kewajiban membeli batik, apabila mereka berkunjung ke Indonesia. Semakin berkembangnya batik tradisonal muncula batik –batik baru yang mengangkat ciri khas kedaerahan masing-masing salah satunya adalah Batik Dulit Sisik Bandeng, ini merupakan ikon baru batik khas kota Gresik, yang makin bersinar di tengah gempuran produk-produk dari negara lain. Batik dengan motif mengangkat produk lokal seperti sisik ikan bandeng, justru semakin diminati, karena mempertahankan nuansa tradisional dan aneka ragamnya budaya indonesia. Oleh karena itu batik Indonesia masih akan memiliki prospek bisnis menguntungkan di tahun 2011.
Sedangkan bisnis jilbab pun saat ini sangat menjanjikan, mengingat saat ini jilbab tidak hanya sekedar tuntutan bagi wanita muslim untuk menutup aurat, tetapi sudah menjadi produk fashion. Seperti layaknya model fashion yang lain, jilbab juga mempunyai trend tersendiri dan pangsa pasarnyapun sangat luas baik di kota-kota besar ataupun didaerah.
Dengan potensi pasar yang bagus dan proses produksi yang tidak terlampau sulit, menyebabkan bisnis jilbab ini cukup banyak diminati. Oleh karena itu diperlukan strategi dan kiat tersendiri agar barang yang kita produksi dapat bersaing bahkan menjadi produk unggulan dengan barang sejenisnya dipasaran. Melihat sekmen pasar yang begitu fariasi, & juga kopetitif Untuk itu kami mencoba untuk membuat produk baru kombinasi dari budaya bangsa yaitu batik kita gabungkan dengan tradisi wanita muslim yaitu jilbab, maka produk yang kami munculkan adalah jilbab bermotif batik gresik. BY : FITRI COLLECTION

Jumat, 29 April 2011

pengertian batik


Batik (atau kata Batik) berasal dari bahasa Jawa “amba” yang berarti menulis dan “titik”. Kata batik merujuk pada kain dengan corak yang dihasilkan oleh bahan “malam” (wax) yang diaplikasikan ke atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna (dye), atau dalam Bahasa Inggrisnya “wax-resist dyeing”.
Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya “Batik Cap” yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak “Mega Mendung”, dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.
Ragam corak dan warna Batik dipengaruhi oleh berbagai pengaruh asing. Awalnya, batik memiliki ragam corak dan warna yang terbatas, dan beberapa corak hanya boleh dipakai oleh kalangan tertentu. Namun batik pesisir menyerap berbagai pengaruh luar, seperti para pedagang asing dan juga pada akhirnya, para penjajah. Warna-warna cerah seperti merah dipopulerkan oleh orang Tionghoa, yang juga mempopulerkan corak phoenix. Bangsa penjajah Eropa juga mengambil minat kepada batik, dan hasilnya adalah corak bebungaan yang sebelumnya tidak dikenal (seperti bunga tulip) dan juga benda-benda yang dibawa oleh penjajah (gedung atau kereta kuda), termasuk juga warna-warna kesukaan mereka seperti warna biru. Batik tradisonal tetap mempertahankan coraknya, dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat, karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan masing-masing.
Teknik membatik telah dikenal sejak ribuan tahun yang silam. Tidak ada keterangan sejarah yang cukup jelas tentang asal usul batik. Ada yang menduga teknik ini berasal dari bangsa Sumeria, kemudian dikembangkan di Jawa setelah dibawa oleh para pedagang India. Saat ini batik bisa ditemukan di banyak negara seperti Indonesia,Malaysia, Thailand, India, Sri Lanka, dan Iran. Selain di Asia, batik juga sangat populer di beberapa negara di benua Afrika. Walaupun demikian, batik yang sangat terkenal di dunia adalah batik yang berasal dari Indonesia, terutama dari Jawa.
Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keratonYogyakarta dan Surakarta.
Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia ( Jawa ) yang sampai saat ini masih ada. Batik juga pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu memakai batik pada Konferensi PBB.

sejarah batik gresik


Gresik ternyata tidak hanya terkenal dengan produksi semennya. Sekitar tahun 1973 Gresik pernah menjadi daerah yang mengalami kemajuan dalam bidang seni batik atau motif batik. Meskipun tidak sebesar daerah Pekalongan dan sekitarnya, namun batik daerah ini cukup digemari.
Batik gresik pada dasarnya bercorak seperti daerah pantai utara. Tipe batik ini diberikan uraian singkat karena mempunyai corak khusus dalam tinjauan variasi perkembangan batik Indonesia. Batik tersebut dibuat secara tulis tangan namun tanpa pola atau gaya bebas (abstrak). Aksen warna didominasi seperti batik klasik hitam dan coklat. Pada percampuran warna tidak dapat dibedakan antara bekas lilin klowong dan tembokan, karena dalam penyelesaiannya juga melalui proses pemecahan lilin untuk memperoleh efek wonogiren di tengah-tengah permainan lilin yang tidak teratur.
Untuk motifnya bercorak kecil dan dibuat sebagai kain panjang untuk digunakan seperti tapih wanita.